Ratih Kumala baru-baru ini membuka latar belakang penulisan novel Gadis Kretek yang sekarang diadaptasi menjadi serial. Ia mengungkap bahwa kisah keluarganya yang terlibat dalam industri kretek di kota kecil di Jawa Tengah menjadi inspirasi utama bagi novel ini.


Menurut Ratih, keluarga besarnya adalah pengusaha kretek lokal di Jawa Tengah, dan saat ia tumbuh besar, mereka sering menghabiskan liburan lebaran di daerah Muntilan yang sekarang masuk ke Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Kisah-kisah tentang bisnis kretek keluarganya terus berulang, hingga Ratih menjadi sangat akrab dengan cerita tersebut.


"Waktu aku sudah lahir, bisnis kretek yang dibangun oleh kakekku sudah tidak ada lagi, jauh sebelum aku dilahirkan," cerita Ratih. "Tapi, yang tersisa hanyalah cerita-cerita mereka. Keluarga besar ibunya sering menceritakan bahwa di rumah ini dulu ada pelinting di sana, ada aktivitas tertentu di sudut rumah," kenangnya.


Meskipun cerita-cerita dari keluarganya telah tertanam kuat dalam ingatannya, Ratih menyadari bahwa ia perlu melakukan penelitian lebih mendalam tentang industri kretek di Indonesia untuk membuat progres dalam penulisan novel Gadis Kretek.


"Ketika itu, saya menyadari bahwa salah satu alasan proyek ini terhenti berkali-kali adalah karena saya tidak melakukan penelitian yang memadai. Saya tidak tahu banyak tentang industri kretek selain dari cerita-cerita pakde dan budeku," kata Ratih.

Ratih Kumala baru-baru ini membuka latar belakang penulisan novel Gadis Kretek yang sekarang diadaptasi menjadi serial.
Gadis Kretek: Inspirasi dari Keluarga dan Industri Kretek


Ia akhirnya menghabiskan hampir empat tahun untuk mengumpulkan hasil risetnya sebelum dapat menyelesaikan cerita pendeknya menjadi sebuah novel yang utuh.


Ratih juga membeberkan alasan mengapa novelnya diberi judul "Gadis Kretek." Selain terbiasa membuat daftar judul untuk karyanya, "Gadis Kretek" adalah salah satu merek rokok kretek yang muncul dalam cerita novelnya.


Ratih menjelaskan, "Saya lupa bagaimana saya sampai pada judul Gadis Kretek, tetapi sepertinya itu ada dalam salah satu daftar judul. Selain itu, ini adalah merek rokok kretek yang saya masukkan ke dalam buku." Ia melanjutkan, "Ini adalah salah satu merek dalam cerita, jadi saya pikir ini cukup mewakili."


Sekarang, novel Gadis Kretek karya Ratih Kumala sedang dikembangkan menjadi serial orisinal Netflix yang akan disutradarai oleh Kamila Andini dan Ifa Isfansyah. Sejumlah aktor terkemuka, termasuk Dian Sastrowardoyo, Ario Bayu, Arya Saloka, Putri Marino, Ibnu Jamil, Tissa Biani, dan Sheila Dara, juga akan bergabung dalam proyek ini. Serial ini akan memiliki lima episode dan akan mulai tayang di Netflix pada 2 November 2023.